Campaign

Ulurkan Tangan Untuk Andra

Rp 200.000
target Rp 50.000.000
0%
2 Donasi dari Sahabat Amal
Tanpa batas Sisa Waktu
Logo
Penggalang Dana
Pelita Toleransi Indonesia
Akun penggalang dana terverifikasi. Identitas dan dokumen telah divalidasi oleh tim Yayasan Pelita Toleransi Indonesia.
Cerita
Kabar Terbaru

Barangsiapa melapangkan satu kesusahan seorang mukmin di dunia, Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di hari kiamat. (HR. Muslim)

Sahabat, bagi seorang ibu, tidak ada yang lebih berat daripada melihat buah hatinya berjuang sejak sebelum ia lahir.

Itulah yang dialami Teh Rocih (23 tahun), ibu dari Andra, bayi berusia 7 bulan dari Dusun Magapura, Desa Pasir, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kabar yang Datang Sejak Dalam Kandungan

Saat usia kandungan 5 bulan, Teh Rocih memeriksakan diri ke rumah sakit di Majalengka. Dokter menyampaikan kabar yang tak pernah ia bayangkan: ada cairan di kepala calon buah hatinya.

\\\"Kaget,\\\" kenangnya. Ia sempat terpukul, menangis terus, sampai jatuh sakit saat masih hamil.

Ia lalu dirujuk ke Rumah Sakit Gunung Jati, Cirebon. Dokter di sana menyebut kondisi Andra di dalam kandungan baik dan aktif. Kehamilan pun dilanjutkan dengan penuh harap.

Perjuangan Sejak Bulan-Bulan Pertama

Andra lahir dan harus menjalani operasi saat masih sangat kecil. Di usia sekitar 1,5 sampai 2 bulan, ia sempat kejang dan kembali dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati. Selama kurang lebih 15 hari Andra dirawat, menjalani pemeriksaan hingga EEG untuk memastikan kondisinya.

Hari-hari itu dilalui Teh Rocih dengan kelelahan dan air mata. Ia merawat Andra, mengganti perban, dan mendampinginya tanpa henti, dibantu kedua orang tuanya. \\\"Kalau nggak ada orang tua, mungkin sudah depresi,\\\" ujarnya.

Yang Dirasakan Hari Ini

Kini Andra masih rutin kontrol dan dipantau dokter. Bayi seusianya sudah banyak yang bisa mengangkat kepala, tengkurap, dan duduk. Andra belum.

\\\"Masih seperti bayi terus. Pengen kayak yang lain,\\\" kata Teh Rocih.

Ia tak menyerah. Ia belajar cara menstimulasi dari video, memijat, dan melatih Andra setiap selesai mandi. Semua diusahakan sendiri, sambil menyimpan rasa takut: takut Andra tak bisa seperti anak-anak lainnya.

Biaya pengobatan selama ini datang dari bantuan orang tua dan pinjaman ke sana-sini. Padahal perjalanan Andra masih panjang, dengan kontrol, perawatan, dan terapi yang harus terus berjalan.

Ikhtiar yang Kita Perjuangkan

Melalui program bantuan kesehatan Yayasan Pelita Toleransi Indonesia, kita berikhtiar mendampingi Andra mendapatkan pengobatan dan perawatan yang ia butuhkan.

Donasi Sahabat akan digunakan untuk:

  • Biaya pengobatan dan kontrol rutin Andra
  • Transportasi ke rumah sakit dan kebutuhan selama perawatan
  • Kebutuhan Andra lainnya

\\\"Pasti bakal dipakai benar-benar buat pengobatan dede. Karena itu hak dede,\\\" tutur Teh Rocih.

Ayo Kita Ringankan Bersama

Sahabat, mungkin bagi kita ini hanya sebagian kecil dari rezeki. Bagi Andra dan ibunya, ini bisa menjadi jalan pertolongan yang mereka doakan setiap hari.

Yuk, kita bantu Andra melewati masa sulit ini, supaya ia bisa berkembang seperti anak-anak lainnya.

Doa dari Teh Rocih

\\\"Semoga rezeki Sahabat dilancarkan dan hidupnya bahagia. Terima kasih sudah membantu pengobatan dede.\\\"

Ya Allah, kuatkan Andra, sehatkan ia, panjangkan umurnya, dan sembuhkanlah ia seperti anak-anak lainnya. Balaslah setiap kebaikan Sahabat dengan sebaik-baik balasan. Aamiin.

Disclaimer: Informasi ditulis oleh penggalang dana. Amal Hebat memfasilitasi donasi secara transparan.
Belum ada update

Belum ada kabar terbaru dari penggalang dana.

2 Donasi dari Sahabat Amal

H
Hamba Allah berdonasi Rp 100.000
1 bulan lalu
H
Hamba Allah berdonasi Rp 100.000
1 bulan lalu
"ya Allah angkatlah penyakit adik ini"